
Episode 1
Sekarang aku tengah bediri di padang rumput yang luas. Sengaja malam-malam sekali aku keluar untuk menghirup dinginnya udara kegeilsahan. Ini bukan pertama kalinya aku datang dan juga bukan pertama kalinya kami bertemu. Meskipun lupa kapan awal mula pertemuan ini, tapi masih jelas terekam dalam kepalaku suasana malam itu.
Az-zahra melintas di langit pekat saat matahari telah lenyap. Ketika itu aku sedang membaringkan tubuhku di atas rumput sekedar menenangkan pikiran dari seribu pertanyaan yang belum kutemu jawabnya. Mulanya aku kira itu adalah benda langit sejenis meteor atau bintang jatuh. Makin lama kuperhatikan setiitik cahaya itu makin dekat. Makin terang. Aku beranjak dari tempatku. Cahaya itu melesat sangat cepat sekali.
Tiba-tiba mulai nampak sosok perempuan dari cahaya yang menyilaukan itu. Seluruh tubuhku gemetar. Rumput-rumput seolah jadi berperakat dan tak mengizinkan kakiku melangkah. Sebentar dia melayang di udara lalu meluncur persis di hadapanku kemudian kembali terbang ke langit. Mataku terbelalak dan pikiranku saat itu hanya tertuju pada satu pertanyaan, makhluk apa ini.
Kejadian itu terus berulang setiap kali aku datang ke padang rumput ini mengadukan kegelisahan kepada langit, yang ada di langit, bukan, tapi yang memiliki langit. Lama-lama aku terbiasa dengan kehadirannya yang tiba-tiba dan pergi semaunya. Kami hanya saling tersenyum saat bertemu karena Zahra dengan segera akan kembali meluncur ke langit.
Malam berikutnya aku menunggu Zahra datang dan mempersiapkan seutas tali dari rumah untuk mengikatnya agar tidak buru-buru kabur. Jelas saja malam itu dia datang lagi. Kupegang talinya dan kusembunyikan di balik punggunggku. Lalu akan aku jeratkan saat Zahra berada persis di hadapanku. Tidak bisa. Gerakan Zahra terlalu cepat sehingga belum sempat aku jerat dia sudah melesat lagi ke atas. Aku penasaran dengan makhluk satu ini. Mungkinkah dia adalah malaikat? Tapi aku bukan nabi. Dan setahuku tak akan ada lagi nabi setelah orang Arab yang sangat terkenal ke segala punjuru dunia itu. Ataukah dia itu hantu seperti yang dikisahkan orang-orang; berpakaian putih, rambut panjang? Tadi wajahnya berseri dan ada sepasang sayap di punggungnya. Entahlah.
Lalu tiba-tiba dia kembali lagi di hadapanku. Kau tak perlu menjeratku dengan tali itu supaya aku menemanimu, katanya. Ahai, suaranya terdengar lembut dan enak sekali didengar. Mungkin aku tengah bermimpi, tapi aku merasakan sakit saat kucubit pipiku sendiri. Siapa sebenarnya perempuan bersayap ini.
Namaku Az-zahra. Aku yang melintas di langit dan meluncur persis dihadapanmu saat kau gelisah. Akulah milikmu. Aku bidadarimu. Ungkapnya.


Wah, ceritanya penuh misteri. Belum terungkap siapakah sosok Az Zahra yang sebenarnya. Malaikat kah atau makhlik lainnya. Penasaran nih.
tunggu cerita selanjutnya…
baca berulang2 masih belum paham Az Zahra itu siapa ya??
Az-Zahra itu karakter imajinasi saya..
Mungkin cewek idamannya kaleee…. hi hi hi…
Perlu pemahaman extra…. hehehehehehe
imajinasi ekstra..
ternyata hanya mimpi saja
bukan, bukan mimpi.
Ini mimpi ya?
Mimpi yang kaya gitu saya juga mau bangeeeet! Jadi pengen juga ketem si Az Zahra.
haha, bukan mimpi Pak, tungguin saja cerita selanjutnya
nah,,sebenernya siapa sih az-zahra itu??
nah, tungguin saja lanjutan ceritanya..
itu az zahra siapa?
malaikat kecil?
cewe lo?
ibu peri?
ato siapa?
mmm,, karakter imajinasi
nama ponakanku yg TK tuh Azzahra hehehe..
btw bagus loh, terusin ya jadi penasaran lanjutannya
nah, kok bisa kebetulan gini ya..
menunggu episode selanjutnya
saya selalu suka cerita bersambung hihi. yang di Kompas selalu setia saya baca loh
yang di Kompas kan baru dua..
Aku juga punya tulisan indah tentang Zahra
Salam kenal
salam kenal jugas mas Hanif
keren! cocok untuk dibukukan.
makasih,,,
agak-agak misterius …
saya suka misteri..
aku membayangkab pasti Az zahra itu cantik sekali
hhmmm… mungkin memang cantik…
kurang ngerti nih …
waduh bingung saya hahaha. salam kenal saja, tampilan awal blognya bagus ni hihi..
mari berkunjung ke blogku ya !
salam kenal juga..
to be continued…..tak tunggu lanjutannya loh ya…
siippp….
ini kek pidio klip yang lagu azzahra itu ya rif?
pidio klip yg mana mbak? blum pernah liat saya…
mencoba memahami lah..
ada lanjutannya ?
ada
wahh merinding.. tunggu episode yang ke 2
Salam Arif.
Apa khabar? maaf kalau Indah baru sempat berkunjung. Banyak tugas yang harus Indah selesaikan sebelum raya.
Indah berkunjung untuk mengucapkan Selamat Hari Raya.
maaf zahir dan bathin. minal aidin wal faizin
Semoga berbahagia di hari lebaran bersama keluarga.
Salam indahnya Syawal dari Indahkasihku.
sosok imajinasinya seru yah? hmmm saya jadi ikutan berimajinasi nih :p
Baru pernah mampir kemari, ternyat suguhan disini…
wow..dasyattttttttt…. ariffffff… saya suka sekali ceritamu ini, keren bro!! ayo cepat LAANJUTKAN…!!!
Lanjutannya jangan kelamaan ya! Takutnya kaya tulisan suamiku yang saking lamanya sampe lupa alur ceritanya
keep on writing!
ijin ngelink blognya yaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!